Friday, July 01, 2005

Rejeki Tak Akan Tertukar

Suatu siang, laki-laki itu pergi bersama anak yang berumur 12 tahun ke kerabatnya yang berjarak 1 km dengan jalan kaki. Pulangnya, bermaksud naik becak. Di ujung jalan ke arah kiri, sekitar 100 meter ada sebuah becak mangkal. Mereka berteriak memanggilnya, tidak ada jawaban, sepertinya pengemudinya sedang istirahat. Sejurus kemudian, dari arah kanan melintaslah becak. Laki-laki itu berkata kepada anaknya:"Lihat, Allah itu sudah memberi rejeki masing-masing. Kita sudah berteriak memanggil becak di ujung jalan, tapi karena memang bukan rejeki dia, ya nggak dapat". Laki-laki itu memanggil becak yang sekarang melintas di depannya. Ajaib!. Dia menolak penggilan itu, seraya berkata:"Yang diujungg itu aja Pak, saya nggak enak, ntar saya panggilin orangnya". Laki-laki itu tertegun mendengar kata-kata itu. Betapa dia mengira sudah menduga bahwa karena bukan rejekinya, maka tukang becak di ujung kehilangan kesempatan mendapatkan uang. Tenyata, pengetahuan manusia amat sangat terbatas. Allah akan memberikan rezekiNya kepada siapapun yang dikehendakiNya. Allah Maha Besar dan Maha Tahu.